<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Batu Nampar Selatan &#8211; Raider News</title>
	<atom:link href="https://www.raidernewsid.com/tag/batu-nampar-selatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.raidernewsid.com</link>
	<description>Portal Berita Terkini &#38; Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Jun 2026 12:38:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.raidernewsid.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Batu Nampar Selatan &#8211; Raider News</title>
	<link>https://www.raidernewsid.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usai Lima Tahun Berjuang Melawan Sakit, Hasan Basri Warga Batu nampar Dapat Rumah Layak Huni dari Ormas Ganas</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3234/usai-lima-tahun-berjuang-melawan-sakit-hasan-basri-warga-batu-nampar-dapat-rumah-layak-huni-dari-ormas-ganas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2026 12:38:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Nampar Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hasan Basri]]></category>
		<category><![CDATA[Jerowaru]]></category>
		<category><![CDATA[Ormas Ganas]]></category>
		<category><![CDATA[RTLH]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Batu Nampar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3234</guid>

					<description><![CDATA[Usai Lima Tahun Berjuang Melawan Sakit, Hasan Basri Warga Batu nampar Dapat Rumah Layak Huni dari Ormas Ganas &#160; Raidernewsid.com&#124;&#124; Lombok Timur – Rasa syukur tak henti-hentinya diucapkan Hasan Basri (50), warga Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru. Usai lima tahun melawan sakit dan hidup dalam keterbatasan, Hasan akhirnya dapat melihat rumah layak huni miliknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><em>Usai Lima Tahun Berjuang Melawan Sakit, Hasan Basri Warga Batu nampar Dapat Rumah Layak Huni dari Ormas Ganas</em></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://Raidernewsid.com">Raidernewsid.com||</a> Lombok Timur – Rasa syukur tak henti-hentinya diucapkan Hasan Basri (50), warga Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru. Usai lima tahun melawan sakit dan hidup dalam keterbatasan, Hasan akhirnya dapat melihat rumah layak huni miliknya yang sedang dibangun, berkat bantuan Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Advokasi Nusantara (GANAS) serta semangat gotong royong warga, Sabtu (14/6).</p>
<p>Rumah Layak Huni (RLH) yang saat ini masih dalam tahap pembangunan itu menjadi harapan baru bagi Hasan dan keluarganya. Dengan penuh rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, wujudkan tempat tinggal yang lebih layak untuk dirinya dan anak-anaknya.</p>
<p>Pembangunan Pumah Layak Huni (RLH) tersebut mendapat dukungan penuh dari warga sekitar. Mereka bergotong royong menyumbangkan tenaga secara sukarela, mulai dari pengerjaan pondasi hingga pemasangan tembok rumah.</p>
<p>Salah seorang tukang, Baloq Capek, mengaku tergerak untuk berpartisipasi karena prihatin melihat kondisi Hasan yang sangat membutuhkan bantuan.</p>
<p>“Saya kasihan. Dia memang perlu dibantu. Saya tidak punya uang untuk disumbangkan, tetapi saya punya keahlian sebagai tukang. Dengan kemampuan itulah saya bisa membantu,” ujarnya.</p>
<p>Hasan menuturkan, selama lima tahun dirinya tidak lagi mampu bekerja akibat penyakit yang dideritanya. Sejak saat itu, kebutuhan keluarga hanya mengandalkan penghasilan sang istri yang setiap hari berjualan ikan keliling.</p>
<p>Lanjutnya, kondisi kesehatannya mulai menurun tidak lama setelah salah satu anaknya berhasil menyelesaikan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana Farmasi,&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi, keluarga tersebut tetap berjuang agar anak-anaknya dapat mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.</p>
<p>“Alhamdulillah, meskipun hidup dalam keterbatasan, kami masih bisa menyekolahkan anak sampai lulus sarjana,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Ormas GANAS, Lalu Anugrah Bayu Adie, menjelaskan bahwa program bantuan rumah layak huni yang dijalankan organisasinya saat ini tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, yakni Jerowaru, Keruak, Sakra, dan Sakra Timur.</p>
<p>Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.</p>
<p>“Program ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga membangun kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.</p>
<p>&#8220;Saya mohon doa dan bantuan kepada semua pihak agar program rumah layak huni ini dapat terus berjalan, sehingga dapat membantu meringankan beban bagi warga tidak mampu,&#8221;tutup Bayu Adie. (Rdr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ketiga Pencarian, Keluarga Korban Minta Tim SAR Lakukan Penyelaman di Sekitar Keramba</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3136/hari-ketiga-pencarian-keluarga-korban-minta-tim-sar-lakukan-penyelaman-di-sekitar-keramba</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 06:32:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Nampar Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Awang]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3136</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Raidernewsid.com, Lotim – Tim Search and Rescue ( SAR) bersama warga Desa Batu Nampar Selatan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Teluk Awang. Hingga Rabu, 27 Mei 2026, pencarian yang telah memasuki hari ketiga itu masih belum membuahkan hasil. Ketua Tim SAR, I Gede Eka Suarjana, mengatakan pencarian hari ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Raidernewsid.com, Lotim – Tim Search and Rescue ( SAR) bersama warga Desa Batu Nampar Selatan masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Teluk Awang. Hingga Rabu, 27 Mei 2026, pencarian yang telah memasuki hari ketiga itu masih belum membuahkan hasil.</p>
<p>Ketua Tim SAR, I Gede Eka Suarjana, mengatakan pencarian hari ini dilakukan sesuai prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku.</p>
<p>“Untuk perkembangan hari ini, pencarian kami lakukan sesuai SOP dari kantor. Tim melakukan pencarian menggunakan perahu karet ke arah utara dari Dermaga Teluk Awang,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pencarian dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran di permukaan laut menggunakan perahu karet, sementara tim lainnya menyisir sepanjang garis pantai Teluk Awang.</p>
<p>Di sisi lain, warga dan keluarga korban berharap pencarian tidak hanya dilakukan di permukaan, tetapi juga dengan penyelaman di sekitar lokasi keramba milik korban. Menurut warga, korban diperkirakan tidak akan jauh dari titik awal mengingat kondisi ombak besar dan angin kencang saat kejadian.</p>
<p>Salah seorang keluarga korban, H. Amir, berharap korban dapat segera ditemukan setelah tiga hari pencarian berlangsung.</p>
<p>“Kami berharap saudara kami bisa ditemukan hari ini. Kami juga berharap kepada Tim SAR agar dilakukan penyelaman di sekitar keramba milik korban, karena biasanya korban tidak akan jauh dari lokasi tersebut,” katanya.</p>
<p>Keluarga korban juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, relawan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hilangnya korban. (Rdr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
