<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemerintah lotim &#8211; Raider News</title>
	<atom:link href="https://www.raidernewsid.com/tag/pemerintah-lotim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.raidernewsid.com</link>
	<description>Portal Berita Terkini &#38; Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Jun 2026 12:56:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.raidernewsid.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>Pemerintah lotim &#8211; Raider News</title>
	<link>https://www.raidernewsid.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Tunggu Birokrasi, Ormas GANAS Tancap Gas Bangun 8 Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3230/tak-tunggu-birokrasi-ormas-ganas-tancap-gas-bangun-8-rumah-layak-huni-untuk-warga-miskin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 12:56:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ormas Ganas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah lotim]]></category>
		<category><![CDATA[RTLH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3230</guid>

					<description><![CDATA[‎Tak Tunggu Birokrasi, Ormas GANAS Tancap Gas Bangun 8 Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin ‎ ‎Raidernewsid.com&#124;&#124;Lombok Timur -Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Advokasi Nusantara (Ganas) mengambil inisiatif nyata, dalam semangat bakti untuk negeri, dengan membangun delapan unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga kurang mampu di Lombok Timur. ‎ ‎Dimana pembangunan dan rehab Rumah Layak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎<em><span style="color: #ff0000;">Tak Tunggu Birokrasi, Ormas GANAS Tancap Gas Bangun 8 Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin</span></em><br />
‎</p>
<p>‎<a href="http://Raidernewsid.com">Raidernewsid.com||</a>Lombok Timur -Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Advokasi Nusantara (Ganas) mengambil inisiatif nyata, dalam semangat bakti untuk negeri, dengan membangun delapan unit Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga kurang mampu di Lombok Timur.<br />
‎</p>
<p>‎Dimana pembangunan dan rehab Rumah Layak Huni (RLH) tersebut tersebar merata di empat kecamatan yang ada di Lombok Timur, yakni di Kecamatan Keruak, Jerowaru, Sakra Barat, dan di Sakra Timur.<br />
‎</p>
<p>‎&#8221;Alhamdulillah, dari kerja sama dengan semua anggota, dan beberapa Donatur, kita bisa membantu membangunkan rumah sederhana bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu,&#8221; Jelas Anugrah Bayu Adi, Ketua Pimpinan Pusat Ganas, Jumat, 12 Juni 2026.<br />
‎</p>
<p>‎Lanjutnya, sampai dengan hari kamis kemarin, hampir seluruh material bangunan telah dibeli dan siap didistribusikan untuk segera dikerjakan di lokasi masing-masing.<br />
‎</p>
<p>‎&#8221;Informasi dari teman-teman yang di lapangan, hampir semua lokasi pembangunan sudah di antarkan material yang di butuhkan, tinggal di eksekusi saja,&#8221; lanjutnya.<br />
‎</p>
<p>‎Langkah langsung yang diambil oleh Ormas Ganas ini didasari oleh urgensi kondisi lapangan yang tidak dapat menunggu lamanya proses birokrasi pemerintah.<br />
‎</p>
<p>‎Ia menjelaskan meski Instansi pemerintah seperti Baznas memiliki program bantuan yang sama namum tidak mudah dalam eksekusinya.<br />
‎</p>
<p>‎terdapat kendala signifikan dalam eksekusinya, seperti keterbatasan jangkauan pemerintah ke lapangan yang membuat aspirasi masyarakat tentu sering kali terlambat tersalurkan.<br />
‎</p>
<p>‎&#8221;Belum lagi prosedur birokrasi mulai dari pendataan, verifikasi, hingga pencairan dana yang memakan waktu 6 bahkan 12 bulan, Bagi warga yang atap rumahnya nyaris roboh, tentu saja rentang waktu tersebut terlalu lama dan cukup berisiko menimbulkan bencana dan korban jiwa,&#8221; lanjutnya.<br />
‎</p>
<p>‎Dengan turun tangan langsung, Ormas Ganas berupaya menjembatani kesenjangan ini, dimana Ormas Ganas memastikan bantuan tepat sasaran tanpa terjerat rumitnya administrasi, sekaligus mendesak pemerintah untuk lebih responsif terhadap kondisi darurat warganya.<br />
‎</p>
<p>‎&#8221;Seharusnya, Pemerintah lebih responsif dalam menanggapi dan menangani kondisi-kondisi darurat seperti Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),&#8221; tutup Anugrah. (Rdr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPM Desak Pemerintah Beri Perhatian Serius untuk Fikri Hamzah, Bocah Lumpuh Sejak Lahir di Seriwe</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3186/kpm-desak-pemerintah-beri-perhatian-serius-untuk-fikri-hamzah-bocah-lumpuh-sejak-lahir-di-seriwe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 10:45:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah lumpuh]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fikri Hamzah]]></category>
		<category><![CDATA[Instansi terkait]]></category>
		<category><![CDATA[KPM]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah lotim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3186</guid>

					<description><![CDATA[Foto : Kondisi Fikri Hamzah Bersama Orang Tuanya di Dusun Semerang, Jerowaru. Raidernewsid.com &#124;&#124; Jerowaru, Lotim – Komunitas Pelayan Masyarakat (KPM) mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi Fikri Hamzah (3) tahun, bocah asal Dusun Semerang, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, yang mengalami lumpuh sejak lahir, hingga kini masih membutuhkan penanganan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><span style="color: #ff0000;">Foto : Kondisi Fikri Hamzah Bersama Orang Tuanya di Dusun Semerang, Jerowaru.</span></em></p>
<p><a href="http://Raidernewsid.com">Raidernewsid.com</a> || Jerowaru, Lotim – Komunitas Pelayan Masyarakat (KPM) mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi Fikri Hamzah (3) tahun, bocah asal Dusun Semerang, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, yang mengalami lumpuh sejak lahir, hingga kini masih membutuhkan penanganan medis yang optimal.</p>
<p>Kondisi Fikri terungkap setelah salah seorang pegiat sosial KPM, Bang Dan, melakukan kunjungan langsung ke kediaman keluarga, pada Rabu, 03 Juni 2026. Dari hasil pemantauan di lapangan, KPM menilai kondisi Fikri memerlukan intervensi dan pendampingan yang lebih intensif agar memperoleh kepastian penanganan yang tepat.</p>
<p>Ketua KPM, Irfan Muliadi, menyampaikan bahwa pemerintah selama ini telah menunjukkan komitmen besar dalam menangani berbagai persoalan kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan dan penanganan stunting. Namun, menurutnya, perhatian terhadap anak-anak yang mengalami kelainan atau disabilitas sejak lahir juga perlu menjadi prioritas.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi berbagai program pemerintah di bidang kesehatan. Namun, anak-anak dengan kondisi khusus seperti Fikri juga membutuhkan perhatian yang sama. Diperlukan pemeriksaan medis yang lebih mendalam agar diketahui penyebab pasti kondisinya dan langkah penanganan yang paling tepat,&#8221; ujar Irfan.</p>
<p>Ia menjelaskan, keluarga Fikri selama ini telah berupaya maksimal dengan membawa anak tersebut menjalani terapi. Namun hingga saat ini perkembangan yang diharapkan belum terlihat secara signifikan.</p>
<p>Di tengah keterbatasan yang ada, keluarga tetap berjuang memberikan perawatan terbaik bagi Fikri. Karena itu, KPM berharap pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta pihak-pihak terkait dapat turun tangan melakukan pemeriksaan, pendampingan, dan penanganan secara komprehensif.</p>
<p>&#8220;Kami berharap ada langkah nyata yang dapat memberikan harapan baru bagi Fikri dan keluarganya. Setiap anak berhak memperoleh layanan kesehatan yang layak dan kesempatan yang sama untuk tumbuh serta berkembang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Melalui kepedulian dan kolaborasi semua pihak, KPM berharap Fikri dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik sehingga peluang untuk meningkatkan kualitas hidupnya semakin terbuka.</p>
<p>Semoga perhatian bersama mampu menghadirkan secercah harapan baru bagi Fikri Hamzah dan keluarganya. (Rdr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atap SDN 1 Jerowaru Ambruk, Alumni Buka Open Donasi untuk Membantu Perbaikan</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3167/atap-sdn-1-jerowaru-ambruk-alumni-buka-open-donasi-untuk-membantu-perbaikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 07:26:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Atap sekolah roboh]]></category>
		<category><![CDATA[Donasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah lotim]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 1 Jerowaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3167</guid>

					<description><![CDATA[Atap SDN 1 Jerowaru Ambruk, Alumni Buka Open Donasi untuk Membantu Perbaikan &#160; Raidernewsid.com &#124;&#124;Jerowaru, Lotim &#8211; Puluhan tahun tak tersentuh bantuan pemerintah, salah satu atap ruang kelas SDN 1 Jerowaru mulai roboh karena lapuk dimakan usia. Beruntung, saat kejadian, tidak ada aktivitas siswa di ruangan tersebut. Melihat kondisi itu, alumni SDN 1 Jerowaru menggagas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><em><strong>Atap SDN 1 Jerowaru Ambruk, Alumni Buka Open Donasi untuk Membantu Perbaikan</strong></em></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://Raidernewsid com">Raidernewsid.com ||</a>Jerowaru, Lotim &#8211; Puluhan tahun tak tersentuh bantuan pemerintah, salah satu atap ruang kelas <strong><em><span style="color: #33cccc;">SDN 1 Jerowaru</span></em></strong> mulai roboh karena lapuk dimakan usia. Beruntung, saat kejadian, tidak ada aktivitas siswa di ruangan tersebut.</p>
<p>Melihat kondisi itu, alumni <em><span style="color: #33cccc;"><strong>SDN 1 Jerowaru</strong></span></em> menggagas penggalang donasi untuk membantu perbaikan atap ruangan yang roboh. Gagasan tersebut berangkat dari kondisi anggaran untuk pendidikan Lombok Timur yang terkena efisiensi dan terbatasnya anggaran Revit yang bersumber dari APBN.</p>
<p>Salah satu Alumni <em><span style="color: #33cccc;"><strong>SDN 1 Jerowaru,</strong> </span></em>sekaligus penggagas Donasi, <strong><span style="color: #33cccc;"><em>Suandi Yusuf</em></span></strong> menyebut bahwa keberlangsungan pendidikan yang aman dan nyaman adalah tanggung jawab pemerintah, namun melihat kondisi bangsa hari ini, kita sebagai alumni dan orang yang peduli pendidikan harus membuka hati untuk terlibat, dengan membangkitkan kembali semangat gotong royong.</p>
<p>“Penggalangan donasi ini kami lakukan, murni karena panggilan jiwa, karena melihat kondisi bangunan kelas yang dulu pernah memberikan kami banyak ilmu, sehingga kami berinisiatif untuk melibatkan alumni, disamping kondisi anggaran pendidikan kita hari ini terkena efisiensi, khususnya untuk renovasi gedung sekolah“</p>
<p>Kami berharap, meskipun pemerintah hari ini tidak bisa melakukan perbaikan akibat keterbatasan anggaran, minimal dari kalangan pemerintah juga terlibat dan menyalurkan bantuan seikhlasnya.</p>
<p>“Saya mengutip apa yang sering disampaikan pak Sekda, “Seberat apapun masalah, jika dipikul bersama-sama, maka akan terasa ringan“ dan hari ini kita ingin melakukan itu. Kami berharap, aksi open dinasi yang kami lakukan hari ini, bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan pendidikan“</p>
<p>Pendidikan, Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggungjawab pemerintah, untuk itu kami berharap, pemerintah membuka mata dan hati terhadap aksi kami hari ini, tidak sebalikanya, bertepuk tangan lalu lempar tangan.</p>
<p>“Semoga dengan donasi yang kami galang ini, bisa mencapai target, sehingga perbaikan atap ruang kelas yang roboh ini dapat segera diselesaikan,&#8221; tutup Suandi.</p>
<p>(Rdr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
