<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PMI &#8211; Raider News</title>
	<atom:link href="https://www.raidernewsid.com/tag/pmi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.raidernewsid.com</link>
	<description>Portal Berita Terkini &#38; Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 14:47:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.raidernewsid.com/wp-content/uploads/2025/03/favicon-150x150.png</url>
	<title>PMI &#8211; Raider News</title>
	<link>https://www.raidernewsid.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekda Lotim Soroti PMI Unprosedural, Dorong Kemandirian Calon Pekerja Migran</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3246/sekda-lotim-soroti-pmi-unprosedural-dorong-kemandirian-calon-pekerja-migran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 14:47:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFO]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Migran]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Lotim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3246</guid>

					<description><![CDATA[Sekda Lotim Soroti PMI Unprosedural, Dorong Kemandirian Calon Pekerja Migran &#160; Raidernewsid.com&#124;&#124; Lombok Timur– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menegaskan bahwa efektivitas implementasi kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya, komunikasi antarpemangku kepentingan, serta tingkat kepatuhan para penyelenggara terhadap regulasi yang berlaku. Hal tersebut disampaikannya saat mewakili Bupati Lombok Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><span style="color: #ff0000;">Sekda Lotim Soroti PMI Unprosedural, Dorong Kemandirian Calon Pekerja Migran</span></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://Raidernewsid.com">Raidernewsid.com||</a> Lombok Timur– Sekretaris Daerah (<span style="color: #3366ff;">Sekda</span>) Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menegaskan bahwa efektivitas implementasi kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya, komunikasi antarpemangku kepentingan, serta tingkat kepatuhan para penyelenggara terhadap regulasi yang berlaku.</p>
<p>Hal tersebut disampaikannya saat mewakili Bupati Lombok Timur pada kegiatan Pelatihan Tata Kelola Migrasi dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (<span style="color: #3366ff;">PMI</span>) Tingkat Kabupaten/Kota yang berlangsung pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurut Sekda, dari berbagai faktor yang memengaruhi keberhasilan sebuah kebijakan, kepatuhan menjadi aspek yang sangat menentukan.</p>
<p>“Kalau kami dari birokrasi, yang pertama kami tekankan adalah bagaimana meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan yang sudah diatur, baik melalui Undang-Undang, Peraturan Daerah, maupun Peraturan Bupati,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengingatkan bahwa pelanggaran yang dilakukan secara berulang dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap efektivitas pelayanan dan perlindungan masyarakat.</p>
<p>“Kalau sekali melanggar mungkin belum terasa dampaknya. Tetapi jika terus-menerus dilanggar, tentu akan menimbulkan konsekuensi yang besar,” tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam aspek keimigrasian. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menghadirkan Kantor Imigrasi Kelas II di Lombok Timur guna mempermudah akses layanan masyarakat.</p>
<p>Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam tata kelola pekerja migran, terutama sejak tahap awal keberangkatan. Salah satu tantangan utama adalah membangun kemandirian calon pekerja migran dalam mengurus berbagai persyaratan dan proses administrasi yang diperlukan.</p>
<p>“Tantangan kita adalah bagaimana membiasakan calon PMI agar lebih mandiri sejak awal dalam mengurus kebutuhannya. Di tahap awal tentu bisa didampingi, tetapi selanjutnya mereka harus dibiasakan untuk mampu mengurus sendiri,” jelasnya.</p>
<p>Sekda menambahkan bahwa tingkat pendidikan dan literasi masyarakat masih menjadi faktor yang memengaruhi kesiapan calon pekerja migran dalam memahami prosedur yang benar.</p>
<p>Pekerja migran, lanjutnya, merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai risiko, mulai dari praktik perekrutan yang tidak etis hingga persoalan hukum akibat keberangkatan secara <span style="color: #3366ff;">unprosedural</span>. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kebijakan yang berorientasi pada perlindungan pekerja migran di setiap tahapan proses <span style="color: #3366ff;">migrasi</span>.</p>
<p>Selain penguatan <span style="color: #3366ff;">regulasi</span>, pemerintah juga mendorong pelaku usaha dan perusahaan penempatan pekerja <span style="color: #3366ff;">migran</span> untuk menerapkan sistem perekrutan yang etis, transparan, dan bertanggung jawab. Upaya perlindungan lainnya dilakukan melalui mekanisme mediasi dan pendampingan, baik dalam penyelesaian persoalan hukum maupun nonhukum yang dihadapi pekerja migran.</p>
<p>Melalui pelatihan ini, Sekda berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, serta para pekerja migran dan keluarganya, sehingga tata kelola migrasi dan perlindungan <span style="color: #3366ff;">PMI</span> di Lombok Timur dapat berjalan lebih baik, aman, dan berkelanjutan. (El- Aqsa)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Hilang di Laut, Darmawan Ditemukan Meninggal Dekat Keramba Miliknya</title>
		<link>https://www.raidernewsid.com/3139/tiga-hari-hilang-di-laut-darmawan-ditemukan-meninggal-dekat-keramba-miliknya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zainal Abidin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 01:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[PMI]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<category><![CDATA[TNI polairud]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.raidernewsid.com/?p=3139</guid>

					<description><![CDATA[Foto : I Gede Eka Suarjana bersama Keluarga korban Raidernewsid.com&#124;&#124; Lombok Timur — Setelahtiga hari dilakukan pencarian intensif, Darmawan, warga Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru, yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Ekas akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/5). Ironisnya, jasad korban ditemukan tidak jauh dari keramba miliknya sendiri. Penemuan korban menjadi akhir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Foto : I Gede Eka Suarjana bersama Keluarga korban</p>
<p>Raidernewsid.com|| Lombok Timur — Setelahtiga hari dilakukan pencarian intensif, Darmawan, warga Desa Batu Nampar Selatan, Kecamatan Jerowaru, yang dilaporkan hilang di perairan Teluk Ekas akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/5). Ironisnya, jasad korban ditemukan tidak jauh dari keramba miliknya sendiri.</p>
<p>Penemuan korban menjadi akhir dari operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan Basarnas, Polairud, TNI AL, PMI, serta masyarakat setempat yang sejak hari pertama terus menyisir laut dan pesisir Teluk Ekas.</p>
<p>Koordinator tim SAR, I Gede Eka Suarjana, menjelaskan korban ditemukan pada hari ketiga pencarian setelah tim gabungan memperluas penyisiran di sekitar lokasi awal korban dilaporkan hilang.</p>
<p>“Dapat kami laporkan terkait penemuan korban di hari ketiga pencarian. Kami dari Basarnas bersama masyarakat dan tim SAR gabungan dari unsur Polairud, TNI AL, serta PMI akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumah duka untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak keluarga.</p>
<p>Menurutnya, pencarian dilakukan secara maksimal sejak hari pertama dengan menyisir jalur laut menggunakan perahu karet serta pemantauan di sekitar keramba tempat korban terakhir diketahui berada.</p>
<p>“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat pesisir, saat melakukan aktivitas di laut agar tetap mengutamakan keselamatan, terlebih saat cuaca buruk dan angin kencang, supaya kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, suasana haru menyelimuti keluarga korban saat jasad Darmawan tiba di rumah duka. Hadami Matullah, anak korban, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh tim dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian ayahnya.</p>
<p>“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas bantuan dan kerja keras semua pihak dalam pencarian orang tua saya, terutama Basarnas dan seluruh masyarakat yang ikut membantu. Saya sangat berterima kasih atas partisipasi semuanya,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.</p>
<p>Sebelumnya, Darmawan dilaporkan hilang saat berada di laut untuk menyalakan lampu pocong di keramba miliknya. Saat itu cuaca di perairan Teluk Ekas disebut tiba-tiba berubah ekstrem disertai angin kencang dan ombak besar, hingga diduga korban terjatuh dan terseret arus saat berusaha mengejar sampannya yang hanyut. (Rdr)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
