Didesak Warga dan FPM2, Dikes Lotim Sebut Operasional Puskesmas Tinggal Tunggu Perbup

Raidernewsid.com, || Lotim – Forum Pemuda, Mahasiswa, dan Masyarakat (FPM2) Sakra Timur, Lombok Timur (Lotim), bersama sejumlah tokoh masyarakat, aktivis, dan organisasi kepemudaan menyatakan kesiapan mereka mendatangi Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim untuk meminta kepastian operasional Puskesmas Sakra Timur.

Desakan tersebut muncul karena hingga kini Puskesmas Sakra Timur belum juga beroperasi, meski pembangunan gedung baru disebut telah rampung sekitar lima bulan lalu. Sampai Mei 2026, pelayanan kesehatan di fasilitas tersebut belum berjalan.

Padahal sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dikes disebut telah menyampaikan di hadapan DPRD Lotim bahwa Puskesmas Sakra Timur ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026.

Ketua FPM2 Sakra Timur sekaligus mantan Ketua LMND Lotim, Muhammad Hamzani, mengaku kecewa dengan belum beroperasinya fasilitas kesehatan tersebut.

“Gedungnya sudah lama selesai, tetapi masyarakat belum juga bisa menikmati pelayanan kesehatan di sana. Kami ingin meminta penjelasan langsung kepada dinas terkait kapan Puskesmas Sakra Timur benar-benar mulai beroperasi,” ujarnya saat ditemui awak media, Selasa (12/05).

Senada disampaikan Ketua SBMI Lotim, Moh. Khairil Akbar. Ia menegaskan pihaknya siap turun bersama masyarakat untuk meminta kejelasan dari pemerintah daerah.

“Kami bersama masyarakat akan mendatangi Dikes Lotim untuk meminta kepastian. Jangan sampai fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar justru belum dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Dorongan agar Puskesmas Sakra Timur segera dioperasikan juga datang dari sejumlah tokoh dan pembina FPM2 Sakra Timur, di antaranya Dr. Suparlan, Muh. Khaeruzon, Zohriandi, Yustia Mukmin, Usman, dan tokoh masyarakat lainnya.

Mereka menilai masyarakat Sakra Timur berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak, nyaman, dan representatif sebagaimana wilayah lain di Lombok Timur yang telah memiliki fasilitas puskesmas memadai.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Lalu Aries Fahrozi, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu finalisasi regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar operasional puskesmas.

“Perbup saat ini masih dalam tahapan akhir. Baru kemarin keluar dari biro hukum provinsi setelah sebelumnya cukup lama berproses di Kementerian Hukum,” jelasnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memiliki komitmen yang sama dengan masyarakat agar Puskesmas Sakra Timur segera dapat difungsikan.

“Insya Allah Pemda Lotim sama keinginannya dengan masyarakat agar Puskesmas Sakra Timur bisa segera dioperasionalkan. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama hal itu bisa terwujud dan diresmikan oleh Pak Bupati,” pungkasnya. (Rdr)

Berita Terkait

Berita Terbaru