Atap SDN 1 Jerowaru Ambruk, Alumni Buka Open Donasi untuk Membantu Perbaikan
Raidernewsid.com ||Jerowaru, Lotim – Puluhan tahun tak tersentuh bantuan pemerintah, salah satu atap ruang kelas SDN 1 Jerowaru mulai roboh karena lapuk dimakan usia. Beruntung, saat kejadian, tidak ada aktivitas siswa di ruangan tersebut.
Melihat kondisi itu, alumni SDN 1 Jerowaru menggagas penggalang donasi untuk membantu perbaikan atap ruangan yang roboh. Gagasan tersebut berangkat dari kondisi anggaran untuk pendidikan Lombok Timur yang terkena efisiensi dan terbatasnya anggaran Revit yang bersumber dari APBN.
Salah satu Alumni SDN 1 Jerowaru, sekaligus penggagas Donasi, Suandi Yusuf menyebut bahwa keberlangsungan pendidikan yang aman dan nyaman adalah tanggung jawab pemerintah, namun melihat kondisi bangsa hari ini, kita sebagai alumni dan orang yang peduli pendidikan harus membuka hati untuk terlibat, dengan membangkitkan kembali semangat gotong royong.
“Penggalangan donasi ini kami lakukan, murni karena panggilan jiwa, karena melihat kondisi bangunan kelas yang dulu pernah memberikan kami banyak ilmu, sehingga kami berinisiatif untuk melibatkan alumni, disamping kondisi anggaran pendidikan kita hari ini terkena efisiensi, khususnya untuk renovasi gedung sekolah“
Kami berharap, meskipun pemerintah hari ini tidak bisa melakukan perbaikan akibat keterbatasan anggaran, minimal dari kalangan pemerintah juga terlibat dan menyalurkan bantuan seikhlasnya.
“Saya mengutip apa yang sering disampaikan pak Sekda, “Seberat apapun masalah, jika dipikul bersama-sama, maka akan terasa ringan“ dan hari ini kita ingin melakukan itu. Kami berharap, aksi open dinasi yang kami lakukan hari ini, bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan pendidikan“
Pendidikan, Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggungjawab pemerintah, untuk itu kami berharap, pemerintah membuka mata dan hati terhadap aksi kami hari ini, tidak sebalikanya, bertepuk tangan lalu lempar tangan.
“Semoga dengan donasi yang kami galang ini, bisa mencapai target, sehingga perbaikan atap ruang kelas yang roboh ini dapat segera diselesaikan,” tutup Suandi.
(Rdr)











