Sakra Barat Bersholawat, Ribuan Warga Padati Lapangan Barokah di Malam Keempat Gawe Beleq

Raidernewsid.com || Lombok Timur – Lapangan Barokah Sakra Barat tak mampu menampung antusiasme ribuan warga yang datang untuk mengikuti Sakra Barat Bersholawat, Kamis malam (21/8/2026).

Warga dari berbagai pelosok Kecamatan Sakra Barat hingga desa-desa tetangga memadati lapangan. Mereka larut dalam lantunan sholawat pada malam keempat rangkaian Festival Gawe Beleq Sakra Barat yang tahun ini berlangsung dalam suasana berbeda karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak pukul 18.30 Wita, lapangan telah dipenuhi tikar dan sajadah. Ibu-ibu datang bersama anak-anak, bapak-bapak berkelompok, sementara para pemuda yang biasanya meramaikan panggung hiburan malam itu memilih duduk khusyuk mengikuti lantunan sholawat.

Ketua Panitia Festival Gawe Beleq Sakra Barat, Muhammad Faizun Fikri, mengatakan kegiatan sholawat bersama sengaja ditempatkan sebagai salah satu bagian utama festival. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi daerah dan bangsa.

“Dengan bersama-sama mengumandangkan sholawat kepada Rasulullah tujuannya satu. Kita memohon barokah dan maghfirah dari Allah. Semoga Sakra Barat makin makmur, masyarakatnya sejahtera, dan Negara Indonesia di usia ke-81 tetap aman, damai, Gemah Ripah Loh Jinawi,” ucapnya.

Besarnya jumlah jamaah juga mendapat perhatian dari aparat keamanan. Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., hadir langsung dan menitipkan pesan agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Silakan bersholawat, silakan bergembira. Tapi tetap jaga keamanan dan ketertiban. Saya juga minta warga waspada terhadap peredaran uang palsu yang biasanya muncul saat ada keramaian seperti ini,” pesannya.

Tak hanya soal keamanan, panggung Sakra Barat Bersholawat juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan moral kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Dandim 1615 Lombok Timur mengingatkan para pemuda agar tidak melupakan jasa dan doa orang tua di tengah pencapaian hidup.

“Sehebat apa pun kita sukses, kalau tidak diridhoi orang tua maka hasilnya sia-sia. Jaga akhlak, jaga adab,” katanya.

Pesan tersebut langsung disambut takbir dan tepuk tangan para jamaah.

Sementara itu, mewakili Bupati Lombok Timur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Nurul Wathoni menyampaikan sejumlah progres pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Pemerintah Kabupaten sudah merealisasikan jalan yang makin mulus, bansos, bantuan UMKM dan sebagainya. Semua itu tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Karena itu mari kita dukung program positif pemerintah dengan menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Festival Gawe Beleq Sakra Barat tahun ini memang dikemas tidak sekadar sebagai ajang hiburan masyarakat. Selain menghadirkan pameran UMKM dan berbagai pertunjukan seni budaya, panitia juga menghadirkan ruang spiritual melalui kegiatan sholawat dan doa bersama.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam satu ruang, bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga memperkuat doa dan harapan bersama bagi daerah dan Indonesia.

Rangkaian Sakra Barat Bersholawat kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin ulama setempat.

Ribuan jamaah mengangkat tangan secara serentak. Di tengah gemuruh lantunan sholawat terakhir, harapan yang sama pun mengemuka: agar Sakra Barat semakin maju, Lombok Timur semakin berkah, dan Indonesia senantiasa aman serta damai. (Fik)

Berita Terkait

Berita Terbaru