Pergi Menangkap Ikan, Amaq Yani Warga Asal Pene Hilang di Perairan Batu Nampar Selatan

Raidernewsid.com|| Lombok Timur – Amaq Yani (55), nelayan asal Desa Pene, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, belum ditemukan setelah pergi menangkap ikan seorang diri di perairan Batu Nampar Selatan, Senin (7/9/2026).

Amaq Yani yang memiliki nama lengkap Ramdan tersebut berangkat melaut sekitar pukul 10.00 WITA menggunakan sampan kecil. Namun, hingga malam hari, ia tak kunjung kembali ke daratan.

Kabar hilangnya Amaq Yani diketahui setelah seorang nelayan, Amaq Alan (25), warga Batu Nampar, menemukan sebuah sampan yang diduga milik korban berada di sebelah barat, tidak jauh dari Gunung Linus.

Amaq Alan yang saat itu juga sedang melaut kemudian mendekati sampan tersebut. Namun, Amaq Yani tidak ditemukan di dalam sampan maupun di sekitar lokasi.

Di dalam sampan ditemukan jaring yang sebagian masih berada di laut serta sejumlah hasil tangkapan. Sementara pemilik sampan tersebut tidak terlihat.

“Hanya jaring, sampan dan hasil tangkapannya saja saya lihat,” jelas Amaq Alan.

Temuan itu membuat warga setempat khawatir. Warga kemudian bergerak melakukan pencarian dengan menyisir perairan di sekitar lokasi ditemukannya sampan.

Namun, hingga sekitar pukul 21.00 WITA, pencarian belum membuahkan hasil. Amaq Yani belum ditemukan dan belum ada tanda-tanda keberadaannya.

Amaq Yani sehari-hari bekerja sebagai nelayan. Selain melaut, ia juga bekerja sebagai penjaga sekolah di SDN Pene dan diketahui berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Hilangnya Amaq Yani menambah daftar nelayan yang dilaporkan hilang di kawasan perairan Batu Nampar. Meski kondisi cuaca saat kejadian disebut baik, penyebab hilangnya korban hingga kini belum diketahui.

Belum dapat dipastikan apakah Amaq Yani terjatuh ke laut atau terjadi hal lain. Pencarian masih dilakukan untuk menemukan keberadaannya.

Warga berharap pencarian segera diperluas agar Amaq Yani dapat segera ditemukan. (El)

Berita Terkait

Berita Terbaru