Raidernewsid.com|| Lombok Tengah – TPQ AN’Nur Dusun Lelong 2, Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, rutin menggelar zikir dan doa bersama para santri dan santriwati setiap sore.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan sekaligus upaya membentuk karakter santri sejak dini. Zikir dan doa bersama diikuti lebih dari 50 santri dan santriwati setelah mereka menyetorkan hafalan serta mengikuti pembelajaran Iqro’ dan Al-Qur’an bersama ustadz dan ustadzah, Ahad (12/9/2026).
Usai mengikuti pembelajaran, para santri duduk melingkar dengan tertib. Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah dan Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan zikir dan sarakalan.
Pengelola TPQ An-Nur, Ustaz Nurdi, mengatakan kegiatan tersebut telah menjadi rutinitas selama bertahun-tahun.
“Setelah mengaji dan menyetorkan hafalan, seluruh santri dan santriwati duduk bersama untuk melanjutkan zikir dan doa,” jelasnya.
Zikir bersama dipimpin oleh salah seorang santri yang ditunjuk secara bergilir. Para santri mengikuti bacaan zikir secara bersama-sama sesuai kemampuan masing-masing.
Menurut Ustaz Nurdi, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membiasakan santri mengingat Allah SWT, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan adab dan kedisiplinan.
“Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, para santri juga diarahkan untuk memiliki kebiasaan berzikir, berdoa, disiplin, dan menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut para santri dibiasakan mengikuti kegiatan secara tertib, menghargai teman, serta memahami pentingnya berserah diri kepada Allah SWT setelah berikhtiar dalam menuntut ilmu.
“Rutinitas zikir dan doa bersama juga menjadi bagian dari upaya TPQ An-Nur membentuk kebiasaan positif para santri. Dari sisi spiritual, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kecintaan terhadap zikir dan doa. Sementara dari sisi sosial, para santri belajar tentang kebersamaan, ketertiban, dan saling menghargai,” jelasnya.
Melalui pembiasaan tersebut, TPQ An-Nur berupaya memberikan pendidikan agama yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan karakter santri.
Ustaz Nurdi berharap kegiatan zikir dan doa bersama tersebut dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi para santri, guru, orang tua, serta masyarakat Desa Lelong, khususnya warga Dusun Lelong 2. (Ded)












